28 Maret 2025
MQ-28 Ghost Bat (photos: Boeing)AVALON, Australia—penjabat kepala Boeing Defense, Space and Security Steve Parker mengtakan bahwa Boeing berencana untuk menembakkan rudal udara-ke-udara dari pesawat tempur tak berawak MQ-28 Ghost Bat akhir tahun ini atau awal tahun depan, sebagai bagian dari upaya untuk mempercepat pengembangan sistem.
Boeing kini telah menerbangkan 102 misi dengan sistem yang telah dirancang dan dibangunnya di Australia. Sistem ini "benar-benar matang," kata Steve Parker kepada wartawan di Avalon Australian International Airshow.
Boeing tidak mengidentifikasi rudal yang rencananya akan ditembakkan. Boeing mengatakan akan mempertimbangkan untuk menembakkan senjata udara-ke-darat nanti. Uji terbang MQ-28 melibatkan penilaian jamming dan radar payloads, serta kinerja wahana udara.
Boeing memiliki dua versi Ghost Bat Blk. 2 yang sekarang sedang diproduksi dan berharap memiliki 11 MQ-28 Blk. 1 dan Blk. 2 akan terbang standar pada akhir tahun. Boeing tahun ini juga berencana untuk mendemonstrasikan MQ-28 yang dipadukan dengan sistem peringatan dini udara E-7 Australia dan pesawat tempur F-35.
Blk. 2 mengambil pelajaran dari uji terbang sejauh ini untuk membuat sistem lebih tangguh, kata Amy List, yang mengelola Boeing Defense Australia (BDA). "Mereka meningkatkan sejumlah peralatan di pesawat untuk memastikan bahwa pesawat siap untuk misi yang dibutuhkan," kata Amy List. Salah satu contohnya adalah membuat sistem navigasi lebih tahan terhadap jamming, tambahnya. Penyesuaian lain sedang dilaksanakan untuk membuat sistem lebih mudah diproduksi dan dirawat. "Ada sejumlah perubahan struktural yang sedang kami lakukan," katanya, untuk menyiapkan produksi pesawat.
Perusahaan sudah menjalankan perangkat lunak Blk. 2 pada Blk. 1 MQ-28, kata Boeing. (Aviation Week)